Jaha: Wangi Pulut Bakar Khas Sulawesi Tengah yang Menggoda Selera! ππ₯
"Menyelami Rasa, Menjelajahi Nusantara" Indonesia tak hanya kaya budaya dan alam, tapi juga menyimpan kekayaan rasa dari Sabang hingga Merauke. Setiap daerah punya cita rasa unik yang sarat makna dan tradisi. Melalui blog ini, kita akan menjelajah kuliner Nusantara—dari sajian legendaris hingga masakan rumahan yang memikat. Bersiaplah untuk petualangan rasa yang membawa kita pulang ke akar Indonesia.
Pernah mencicipi sup jagung dengan cita rasa manis, gurih, asam, dan pedas dalam satu suapan? Itulah Binte Biluhuta, kuliner khas Gorontalo yang sering disebut juga sebagai "Milky Way-nya Sup Jagung"! π«π½ Hidangan ini bukan hanya mengenyangkan tapi juga menghangatkan jiwa — cocok dinikmati saat hujan maupun di tengah keramaian acara adat.
Kata “binte” berarti jagung dalam bahasa Gorontalo, sementara “biluhuta” berarti disiram. Secara harfiah, binte biluhuta adalah “jagung siram”. Hidangan ini telah diwariskan secara turun-temurun oleh suku Hulonthalo (Gorontalo), dan dahulu sering disajikan dalam acara panen jagung sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah π½π
Menurut Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara, binte biluhuta mulai terdokumentasi sejak era kolonial Belanda awal abad ke-20, ketika Gorontalo menjadi pusat distribusi hasil pertanian, termasuk jagung manis. Sup ini menjadi simbol keberkahan dan keramahan masyarakat pesisir yang gemar berbagi makanan kepada tamu π
3 buah jagung manis, disisir
150 gr udang kupas
100 gr ikan cakalang asap/suwir (bisa diganti ikan tongkol)
1 liter air
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, geprek
Garam dan gula secukupnya
Air perasan jeruk nipis
Daun kemangi dan daun bawang (iris)
5 buah cabai rawit merah, iris
2 buah bawang merah, iris
1 buah tomat, potong kecil
2 sdm air jeruk limau
Garam secukupnya
Merebus Kaldu:
Didihkan air bersama daun jeruk dan serai. Masukkan udang dan ikan suwir, rebus hingga matang.
Masukkan Jagung:
Tambahkan jagung yang sudah disisir. Masak hingga empuk dan air mengental secara alami tanpa tambahan pengental apa pun.
Penyedap & Aroma:
Tambahkan garam, sedikit gula, dan air jeruk nipis. Terakhir, masukkan daun kemangi dan daun bawang.
Sajikan Hangat:
Tuangkan dalam mangkuk, tambahkan sambal dabu-dabu di atasnya. Siap disantap! πΆ️π²
Tips: Binte Biluhuta paling nikmat saat disajikan panas-panas karena rasa manis alami jagung dan gurih ikan akan lebih terasa π
RM Miranti – Gorontalo Kota
πΊ️ Jl. Jend. Sudirman No.77, Gorontalo
Restoran legendaris yang menyajikan binte biluhuta otentik dengan cita rasa rumahan dan pilihan sambal dabu-dabu paling segar! πΏ
RM Binte Biluhuta “Mama Didi” – Limboto
πΊ️ Jl. Trans Sulawesi, Kabupaten Gorontalo
Cita rasa tradisional khas rumah nenek di kampung — tersedia juga varian seafood dan ketupat jagung.
Warung Kuliner Otanaha
πΊ️ Jl. Otanaha, dekat Benteng Otanaha
Cocok buat wisatawan! Makan binte sambil menikmati pemandangan Danau Limboto? Yes, please! π️
Binte Biluhuta adalah contoh nyata bagaimana sebuah daerah kecil seperti Gorontalo mampu menyajikan kuliner yang unik, sehat, dan sarat makna budaya. Sup jagung ini bukan sekadar makanan — ia adalah cerita tentang alam yang ramah, laut yang kaya, dan masyarakat yang hangat.
π Kalau kamu bosan dengan sup biasa, coba deh upgrade seleramu dengan Binte Biluhuta. Once you taste it, you’ll never forget it.
https://youtu.be/OlCanUCefHk?si=TqTnM3A_p5pbTuu5
mantap nih saya pernah coba
BalasHapus